Akses Medsos di Indonesia Mulai Dibatasi

Kholid Rafsanjani - 24 Mei 2019 - 19:33
Akses Medsos di Indonesia Mulai Dibatasi
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) mulai membatasi akses ke sejumlah media sosial di Indonesia, untuk mencegah persebaran berita bohong.

(CCM) — Para pengguna internet di Indonesia mulai kesulitan mengakses beberapa layanan media sosial, karena pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah. Rudiantara, Menkominfo Indonesia, mengaku pembatasan tersebut sengaja dilakukan secara bertahap selama beberapa hari. "Untuk sementara, itu yang kami lakukan," kata Rudian seperti dilaporkan CNN Indonesia.

Dalam laporan yang sama, Rudiantara mengaku pembatasan tersebut dilakukan atas kerja sama lima perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. Ia juga mengklaim bahwa cara ini adalah solusi efektif untuk memperlambat persebaran konten provokatif terkait aksi massa yang berlangsung pada 22 Mei kemarin di Jakarta.

Adapun konten yang aksesnya diperlambat oleh operator seluler di Indonesia adalah gambar dan video. "Efektif. Mengapa? Ada pesan teks, gambar, video, mana yang paling cepat menyentuh emosi kita," jelas Rudiantara.

Sementara itu, kebijakan Rudiantara dinilai merugikan pengguna internet di Indonesia. Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) menyebut kebijakan pemerintah justru merugikan hak warga negara untuk mengakses internet. "Jadi sama saja shut down halus. Internet menjadi lambat seperti ini, sama halnya dengan cara baru untuk mematikan akses internet," jelas Unggul Sagena, salah satu Kepala Divisi di SAFEnet.

Image: © fzd.it - Shutterstock.com.