Pengguna Mingguan GO-JEK Tumbuh Pesat

Kholid Rafsanjani - 12 April 2019 - 21:38
Pengguna Mingguan GO-JEK Tumbuh Pesat
GO-JEK mengaku jumlah pengguna mingguannya telah tumbuh pesat setelah dinobatkan sebagai Decacorn oleh sebuah lembaga riset.

(CCM) — Nila Marita, Chief Corporate Affairs GO-JEK, mengatakan saat ini GO-JEK telah mendapat pangsa pasar terbesar dibandingkan penyedia layanan sejenisnya. Apalagi, kata Marita, rata-rata pengguna aktif mingguan aplikasi GO-JEK terus meningkat setiap minggu.

"GO-JEK memiliki pangsa pasar tertinggi di antara penyedia layanan e-commerce dilihat dari rata-rata pengguna aktif," kata Marita seperti dilansir CNN Indonesia.

Pada 2018 lalu, GOJEK disebut sebagai platform layanan <ita>on-demand</ital> dan pembayaran nontunai terbesar di Asia Tenggara. Nilai transaksinya bahkan telah mencapai Rp130 triliun, serta memiliki volume transaksi sebanyak 2 miliar. Platform yang dirintis oleh Nadiem Makarim ini, telah menjangkau 3 negara lain di kawasan ASEAN selain di luar Indonesia.

Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menyebut rata-rata pendapatan mitra GO-JEK, telah melebihi Upah Minimum Kota (UMK). Di daerah DKI Jakarta dan sekitarnya, penghasilan mitra GO-RIDE bahkan disebut telah mencapai Rp4,9 juta per bulan. Sementara di luar DKI Jakarta, rata-rata pendapatan mitra GO-RIDE hanya sebesar Rp3,8 juta per bulan.

Image: © nukeaf - Shutterstock.com