Polisi Larang Motor Listrik di Indonesia

Kholid Rafsanjani - 12 Februari 2019 - 21:27
Polisi Larang Motor Listrik di Indonesia
Layanan penyedia sewa sepeda listrik di Indonesia terancam bangkrut, karena pemerintah Indonesia melarang aktivitas sepeda listrik di jalan raya.

(CCM) — Kepolisian Daerah Metropolitan Daerah Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) telah melarang penggunaan sepeda motor listrik, yang disewakan oleh Migo, perusahaan penyedia sewa motor listrik asal Indonesia. Padahal layanan ini telah beroperasi lebih dari setahun, sejak 2017 di Surabaya.

Herman Ruswandi, Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Polda Metro Jaya, mengatakan pengguna layanan Migo di Jakarta akan ditilang. "Itu nanti akan ditangkap, dirazia, dikandangin," kata Ruswandi seperti dilaporkan CNN Indonesia pada awal pekan ini. Ia menambahkan bahwa Migo tidak sesuai dengan regulasi yang ada di Indonesia, di mana sebuah kendaraan harus memiliki surat izin resmi dan pemiliknya harus membayar pajak kendaraan.

Sementara itu Alice Gozal, Operating Manager Migo, membenarkan bahwa sepeda milik Migo memiliki desain seperti sepeda motor skutik, yang menggunakan energi listrik untuk beroperasi. Meskipun demikian, Alice menyangkal jika sepeda motor listrik milik Migo disebut sebagai motor pada umumnya. "Migo ini bukan skutik atau motor, tapi sepeda listrik," jelas Gozal.

Migo mengharuskan penggunanya untuk memiliki kartu identitas resmi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), berusia minimal 17 tahun, dan mengikuti aturan lalu lintas. Kendati demikian, pihak kepolisian masih tetap bersikukuh melarang keberadaan sepeda motor listrik dari Migo di daerah Jakarta.

Image: © Migo.