IDC Sebut AI Akan Gantikan Kerja Manusia

Kholid Rafsanjani - 31 Januari 2019 - 20:57
IDC Sebut AI Akan Gantikan Kerja Manusia
International Data Corporation (IDC) menyebut kecerdasan buatan (AI) akan menggantikan sejumlah pekerjaan manusia pada 2030 mendatang.

(CCM) — Perkembangan teknologi AI dinilai akan sangat pesat pada 2030 mendatang menurut lembaga riset IDC, sehingga berpotensi menggantikan pekerjaan sehari-hari manusia. Hal ini disampaikan oleh Mevira Munindra, Head of Operations IDC Indonesia seperti dilansir CNN Indonesia. "Kalau menggantikan fungsi kerja memang mungkin, karena lebih pintar dan akurat dibandingkan manusia," kata Munindra.

Salah satu pekerjaan yang bisa digantikan oleh teknologi AI di masa mendatang adalah pekerjaan bersifat monitoring atau predictive maintenance dalam pabrik manufaktur. Misalnya pegawai di pabrik biasanya harus mengecek kondisi mesin yang digunakan untuk merakit atau memproduksi barang tertentu. "Sekarang dengan adanya machine learning ini bisa memberi tahu manusia bahwa mesin pabrik itu harus diperbaiki," jelas Munindra.

Tidak hanya itu saja, teknologi AI juga bisa membantu manusia berkolaborasi. Artinya, beberapa pekerjaan kompleks yang harus dilakukan oleh manusia, akan dibantu oleh teknologi AI. Misalnya manusia menanamkan pengetahuan tertentu (insight) berupa data ke mesin pemroses AI.

IDC memprediksi teknologi AI akan mulai diadopsi oleh manusia pada 2030 dengan penetrasi 50%. Meskipun demikian, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Nomura Research Institute di Jepang, mengatakan hal ini akan membuat 50% warga kehilangan pekerjaan.

Image: © SNiooElNino