GO-JEK Mencari Pendanaan Rp28,3 triliun

Kholid Rafsanjani - 29 Januari 2019 - 21:49
GO-JEK Mencari Pendanaan Rp28,3 triliun
GO-JEK akan mencari pendanaan baru sebesar Rp 28,3 triliun untuk memenangkan persaingan bisnisnya dengan Grab menurut sebuah laporan.

(CCM) — GO-JEK akan kembali melakukan ekspansi bisnis pada tahun ini, setelah pendanaan sebesar Rp 28,3 triliun terkumpul dari para investor. Sejauh ini, GO-JEK tengah mengumpulkan pendanaan sebesar Rp13 triliun dari para investor, menurut laporan CNN Indonesia. Artinya, hampir setengah dari target pendanaan GO-JEK telah terkumpul.

Kesepakatan mengenai pendanaan tersebut akan diumumkan oleh GO-JEK pada awal Februari mendatang. Setelah berhasil mengumpulkan target pendanaan, valuasi bisnis GO-JEK akan mencapai Rp134,3 triliun.

"Dana itu akan digunakan untuk memperluas pasar Gojek di negara baru dan mendorong layanan fintech mereka," tulis laporan tersebut. Sayangnya, GO-JEK enggan menanggapi rencana ini.

GO-JEK baru saja mendapat pendanaan Seri E sebesar Rp21,7 triliun dari 11 investor, termasuk Tencent Holding. Laporan terbaru dari Google dan Temasek, menyebut layanan transportasi online seperti GO-JEK dan Grab akan tumbuh dari $8 miliar pada 2018 menjadi $31 miliar pada 2025 mendatang. Sejauh ini, Indonesia menguasai hampir setengah dari pasar layanan transportasi online di dunia.

Image: © nukeaf - Shutterstock.com

Lihat Juga