Instagram Gunakan AI untuk Deteksi Bullying

Annelis Putri - 18 Oktober 2018 - 03:09
Instagram Gunakan AI untuk Deteksi Bullying
Perusahaan ini bertujuan untuk menghilangkan bullying sambil mempromosikan kebaikan dalam layanannya.

(CCM) — Instagram menindak aski bullying pada layanannya dengan menggunakan teknologi mesin pembelajaran untuk mendeteksi hal tersebut. Aksi bullying yang ditemukan oleh sistem AI Instagram akan langsung dirujuk secara otomatis ke tim Operasi Komunitas perusahaan untuk ditindaklanjuti.


"Perubahan ini akan membantu kami mengidentifikasi dan menghilangkan aksi bullying secara signifikan—dan ini adalah langkah penting berikutnya karena banyak orang yang mengalami atau hanya mengamati aksi bullying, tetapi tidak melaporkannya," jelas Adam Mosseri, pemimpin baru Instagram dalam kiriman blog resmi Instagram.

Sistem kecerdasan buatan atau AI ini juga akan membantu kami dalam melindungi komunitas muda di karenakan remaja mengalami tingkat bullying online yang lebih tinggi daripada yang lain," tambahnya.

Bertepatan dengan peluncuran perangkat lunak anti-intimidasi terbaru, Instagram juga memperkenalkan "kindness" yang merupakan efek kamera untuk menyebarkan aura positif. Fitur ini merupakan kerjasama Instagram dengan Maddie Ziegler, penulis, penari, dan aktor remaja terlaris. Siapa pun yang mengikuti Ziegler akan mendapatkan efek kamera secara otomatis.

Dalam mode selfie, efek kamera ini akan menempatkan gambar hati pada layar, dan mendorong pengguna untuk men-tag teman yang ingin mereka dukung. Komentar yang baik juga akan tersedia dalam berbagai bahasa.

Pengguna Instagram yang tidak mengikuti Ziegler dapat menambahkan efek tersebut pada kamera mereka, ketika mereka melihat orang lain menggunakan fitur ini lalu klik "try it" pada bagian bawah layar smartphone mereka.

Image: © Instagram.