Google Sangkal Kebocoran Dokumen Pengguna

Kholid Rafsanjani - 10 Juli 2018 - 17:43
Google Sangkal Kebocoran Dokumen Pengguna
Para pengguna internet di Rusia menyebut file Google Docs mereka telah bocor di sebuah layanan pencarian.

(CCM) — Google telah menyangkal bahwa Google Docs, layanan pengolahan kata berbasis cloud-nya aman. Hal ini mereka ungkapkan setelah muncul laporan dari para pengguna internet di Rusia, yang menemukan berbagai dokumen bersifat pribadi dan rahasia di sebuah mesin pencarian online, menurut laporan Yahoo! Finance


Berbagai dokumen tersebut ditemukan dalam Yandex, mesin pencarian milik perusahaan internet asal Rusia. Laporan tersebut juga menyebut bahwa indeks pencarian Yandex dapat mengakses dokumen Google Docs, yang seharusnya tidak dapat diakses secara publik.

Ada berbagai jenis dokumen yang telah dipublikasi secara online oleh pengguna di media Sosial asal Rusia. Beberapa di antaranya adalah memo internal Bank asal Rusia, siaran pers, ringkasan pers, dan rancangan agenda perusahaan. Meskipun demikian, keaslian berbagai dokumen tersebut belum dikonfirmasi sebagai dokumen asli.

Seorang juru bicara Yandex menyebut bahwa layanan pencariannya, seperti halnya mesin pencarian dan media sosial pada umumnya, tidak dapat mengindeks file pribadi serta menambahkannya ke hasil pencarian. Apalagi jika akses menuju dokumen tersebut dilindungi oleh login.

Dalam kesempatan lain, Google mengatakan bahwa dokumen yang muncul di hasil pencarian, hanya dokumen yang ditandai sebagai publik atau ditautkan ke situs web publik.

"Menyimpan dan melindungi pengguna adalah prioritas kami," jelas perusahaan asal Amerika Serikat ini." Google Documents adalah alat yang sangat dilindungi untuk berkolaborasi dengan orang lain."

Image: © Nuttapol Sn - Shutterstock.com