Kemkominfo Buka Blokir Aplikasi Tik Tok

Kholid Rafsanjani - 10 Juli 2018 - 17:14
Kemkominfo Buka Blokir Aplikasi Tik Tok
Tik Tok kini dapat diakses kembali oleh pengguna internet di Indonesia setelah mengikuti aturan Kemkominfo.

(CCM) — Beberapa perusahaan penyedia telekomunikasi dan internet di Indonesia telah membuka blokir DNS layanan Tik Tok. Platform media sosial berbasis video pendek asal Singapura ini, sebelumnya telah diblokir Kemkominfo sejak Rabu pekan kemarin, karena dianggap berisi konten negatif. Meskipun demikian, platform ini cukup populer. Di Google Play Store, Tik Tok telah diunduh lebih dari 1,6 juta pengguna.


Hari ini, Kemkominfo mengumumkan telah mengizinkan platform Tik Tok menurut laporan CNN Indonesia. "Mereka sudah mengajukan permohonan untuk dibukanya pemblokiran, dan sedang kita proses," kata Semuel Abrijani Pangerapan, Ditjen Aptika Kemkominfo dalam laporan tersebut. Ia juga menambahkan bahwa setiap operator punya kebijakan tersendiri dalam membuka DNS platform Tik Tok.

Tik Tok mengaku telah menambah jumlah kurator konten unggahan pengguna. Jika sebelumnya hanya ada 20 kurator konten, Tik Tok berencana menambah kurator konten menjadi 200 orang. Saat bertemu dengan perwakilan Tik Tok, Kemkominfo juga telah meminta Tik Tok untuk memberi batasan usia pengguna di atas 16 tahun.

Image: © surassawadee - Shutterstock.com