Xiaomi Alami Kerugian di Kuartal Pertama

Kholid Rafsanjani - 12 Juni 2018 - 18:32

Xiaomi Alami Kerugian di Kuartal Pertama

Xiaomi akan tetap mengembangkan bisnisnya di pasar global, meskipun angka penjualan ponsel pintarnya menurun.

(CCM) — Xiaomi sedang mempersiapkan pencatatan saham perdananya atau Initial Public Offering (IPO). Salah satu usaha yang dilakukan vendor ponsel asal Tiongkok ini, yaitu merilis laporan keuangan perusahaan selama kuartal pertama 2018, menurut laporan Kompas. "Perusahaan berusia 8 tahun ini, telah memperhitungkan jumlah permintaan atas saham pada penawaran perdana mereka," tulis laporan tersebut. Xiaomi juga disebut akan menggunakan dana hasil penjualan saham, untuk ekspansi bisnis ke pasar global.



"Di tahun 2018, perusahaan berencana untuk memperkuat pangsa pasarnya di Asia Tenggara, dan mulai memasuki pasar Eropa," jelas Xiaomi dalam laporan tersebut. Pada Mei kemarin, Xiaomi baru saja membuka Mi Store pertamanya di Paris. Wang Xiang, Senior Vice President Xiaomi juga sempat mengatakan bahwa pihaknya berencana memasarkan produk ponselnya ke Amerika Serikat, untuk menyaingi Apple.

Xiaomi memperkirakan pihaknya akan mendapat dana lebih dari $10 miliar dari penjualan saham perdananya. Jika berhasil mendapat $10 miliar, maka Xiaomi berhasil mengalahkan hasil penjualan saham perdana Alibaba Grup di bursa saham Amerika Serikat, pada 2014 lalu.

Baru-baru ini, Xiaomi berhasil menduduki posisi pertama untuk vendor smartphone terbesar di Indonesia. Pangsa pasar Xiaomi pada kuartal pertama tahun ini, tumbuh 14,4 kali lipat dibanding kuartal yang sama tahun lalu.

Image: © Image: testing - Shutterstock.com