GO-JEK Siapkan Konten Video GO-PLAY

Kholid Rafsanjani - 2 Mei 2018 - 21:02
GO-JEK Siapkan Konten Video GO-PLAY
GO-JEK melebarkan bisnis ke lini konten video online, setelah berhasil mengembangkan platform transportasi online.

(CCM) — GO-JEK sedang menyiapkan layanan GO-PLAY, penyedia konten video online. Pengguna nantinya dapat berlangganan harian, mingguan, atau bulanan untuk menonton konten video di GO-PLAY, menurut Michi Gustavia, salah satu Vice President GO-JEK seperti dilansir TheJakartaPost. Perusahaan yang didirikan sejak 2011 ini juga akan merilis konten buatan GO-STUDIO, rumah produksi film yang membuat konten video berdasarkan berdasarkan data pengguna platform GO-JEK, untuk layanan GO-PLAY di masa mendatang. "Konten video yang kami produksi akan dirilis secara eksklusif untuk GO-PLAY. Jadi 95% konten yang ditayangkan adalah konten buatan Indonesia," ungkap Gustavia. Meskipun demikian, GO-JEK belum mengumumkan secara jelas, apakah mereka akan menggunakan pola berlangganan seperti platform Netflix, Hulu, dan Hooq.


Gustavia memberi contoh konten video yang akan telah diproduksi GO-STUDIO, dan mungkin akan dirilis oleh di GO-PLAY. Ia menjelaskan bahwa banyak pengguna platform GO-JEK yang membatalkan pesanan, saat mengetahui pengemudi GO-RIDE adalah seorang perempuan. Perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim ini pun menggandeng sutradara asal Indonesia untuk membuat film dokumenter, berdasarkan kisah tersebut. "Kami ingin mengembangkan dan memberdayakan sumber daya para pembuat film, sekaligus mempromosikan konten buatan Indonesia," imbuhnya.

Perusahaan yang awalnya mengembangkan bisnis di sektor transportasi online ini, telah memiliki lebih dari 9,7 juta pengguna. Angka tersebut diakumulasi dari semua pengguna layanan milik GO-JEK seperti, GO-SEND, GO-MART, GO-CLEAN, GO-GLAM, dan GO-MASSAGE. November kemarin, GO-JEK dikabarkan mendapat investasi dari Google, dengan total perkiraan $100 juta.

Image: © nukeaf - shutterstock.com