Perlindungan Ransomeware di Office 365

Annelis Putri - 10 April 2018 - 20:11
Perlindungan Ransomeware di Office 365
Pengguna Office 365 sekarang dapat memulihkan file mereka setelah terkena serangan ransomware.

(CCM) — Microsoft telah mendeklarasikan perang terhadap pemeras internet dengan menambahkan perlindungan ransomware untuk pelanggan Office 365 Home dan Personal.


"Office 365 sekarang dapat mendeteksi serangan ransomware dan membantu Anda mengembalikan OneDrive ke titik sebelum file tersebut terkena serangan. Sehingga pengguna tidak perlu tunduk pada tuntutan cybercriminal," jelas Kirk Koenigsbauer, Wakil Presiden Microsoft untuk Office, dalam entri blog Microsoft Office.

Ransomware mengenkripsi file pengguna sehingga tidak dapat diakses lagi, setelah itu biasanya pemeras meminta pembayaran uang tebusan, biasanya dalam mata uang kripto seperti Bitcoin, untuk mendekripsikan file-file pengguna. Sekarang, jika Office 365 mendeteksi serangan ransomware yang sedang berlangsung, Office 365 akan memperingatkan pengguna via email, selular, atau notifikasi desktop terkait serangan tersebut.

Tanggal dan waktu serangan tersebut, akan dijadikan titik restore pada fitur "Files Restore" di OneDrive. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengembalikan file mereka ke suatu titik waktu sebelum serangan ransomware terjadi, sehingga versi file yang sama yang tidak terenkripsi akan tersedia kembali.

Fitur "Files Restore" di OneDrive juga dapat digunakan untuk memulihkan file dalam jumlah besar jika terjadi kerusakan atau untuk memulihkan file yang dihapus secara tidak sengaja.

Fitur perlindungan terhadap ransomware ini baru saja diluncurkan dan akan segera tersedia untuk semua pelanggan Office 365, jelas Koenigsbauer.

Image: © Microsoft.