87 Juta Data Pengguna Facebook Bocor

Kholid Rafsanjani - 5 April 2018 - 21:39

87 Juta Data Pengguna Facebook Bocor

Jumlah korban kebocoran data pengguna Facebook yang berasal dari Indonesia berada di peringkat tiga.

(CCM) — Facebook merilis jumlah data pribadi penggunanya di beberapa negara, yang disalahgunakan oleh firma konsultan politik Cambridge Analytica. Menurut Mark Schoepfer, Chief Technology Officer (CTO) Facebook dalam sebuah blog resmi, firma asal Inggris tersebut paling banyak memanfaatkan data pengguna asal Amerika Serikat, yaitu 81,6 persen atau sekitar 70,6 juta akun. Sebanyak 1,4 persen atau sekitar 1,2 juta pengguna berasal dari Filipina. Sementara itu Indonesia berada di peringkat tiga, dengan perkiraan 1,3 persen atau sekitar 1,1 juta data pribadi yang 'dicuri'. "Secara keseluruhan, kami yakin saat ini informasi data pribadi pengguna Facebook yang disalahgunakan oleh Cambridge Analytica," ungkap Schoepfer. Ia juga menambahkan bahwa Facebook sedang membuat banyak perubahan penting untuk melindungi data pribadi penggunanya.



Sementara itu Facebook disebut belum serius melindungi data pribadi pengguna, karena masih ada 2 miliar data milik pengguna Facebook yang rentan disalahgunakan, menurut laporan CNN Indonesia. Misalnya ada banyak informasi pribadi milik pengguna yang dapat diakses pihak ketiga seperti Cambridge Analytica.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) juga belum memberi tindakan tegas pada Facebook. Sejumlah pihak telah mendesak Kemkominfo untuk meminta Facebook menjamin perlindungan data penggunanya di Indonesia.

Image: © xtock - Shutterstock.com