Facebook Saring Berita Tidak Akurat

Kholid Rafsanjani - 3 April 2018 - 15:51
Facebook Saring Berita Tidak Akurat
Facebook akan menggunakan teknologi Machine Learning untuk menyaring persebaran konten berita yang tidak akurat.

(CCM) — Facebook masih berupaya mengurangi persebaran berita bohong atau hoaks di platform jejaring sosialnya. Selain menggunakan teknologi Machine Learning, Facebook juga akan bekerja sama Tirto.id, situs web berita asal Indonesia yang telah mendapat sertifikasi dari lembaga pemeriksa fakta internasional IFCN. Artinya Facebook tidak hanya mengandalkan teknologi Machine Learning untuk memeriksa akurasi konten berita. "Sebetulnya untuk identifikasi memakai mesin dan laporan pengguna juga," ungkap Alice Budisatrijo, News Partnership Lead Facebook Indonesia seperti dilansir CNN Indonesia. "Pemeriksa fakta di Facebook akan bertambah ketika ada lembaga yang sudah mendapat sertifikasi serupa dari IFCN," imbuhnya.


Perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg ini juga akan menerapkan hukuman untuk konten berita yang tidak akurat di Facebook. Konten seperti itu akan dipersempit jangkauannya di News Feed para pengguna Facebook. Meski demikian, konten berita yang tidak akurat tetap dapat dilihat pengguna. Facebook juga akan memberi rekomendasi artikel terkait untuk pengguna, dengan data yang lebih akurat.

Facebook beberapa kali disebut kurang tegas dalam membersihkan berita hoaks di platform media sosialnya. Di Indonesia, Facebook telah memiliki sekitar 115 juta pengguna aktif bulanan. Belakangan ini, Facebook ramai dibicarakan karena tidak dapat melindungi data pribadi penggunanya dari pihak ketiga seperti Cambridge Analytics.

Image: © Marcel De Grijs - 123rf.com