Phablet Makin Diminati di Asia Tenggara

Kholid Rafsanjani - 6 Maret 2018 - 12:34

Phablet Makin Diminati di Asia Tenggara

Minat pengguna phablet atau ponsel tablet yang memiliki layar lebar meningkat signifikan di Asia Tenggara.

(CCM) — Perusahaan riset pasar teknologi komunikasi Internatioanl Data Corporation (IDC) mengungkap tren bisnis perangkat ponsel di Asia Tenggara, selama 2017 kemarin. Dalam laporan Quarterly Mobile Phone Tracker, IDC mencatat pertumbuahan minat pengguna phablet yang cukup signifikan. Pada 2016, penjualan phablet hanya 20% atau sekitar 20,5 juta unit, dan mencapai 35% sepanjang 2017. Tren ini tentunya akan berdampak pada persaingan bisnis antara beberapa vendor ponsel lokal yang masuk di pasar Asia Tenggara, menurut keterangan resmi Jensen Ooi, Senior Market Analyst IDC seperti dilansir CNN Indonesia.



"Pada 2018, vendor lokal akan terus merasakan dampaknya, sebagaimana pengguna secara bertahap mengubah preferensi mereka menjadi merek yang lebih populer, dan lebih bersedia untuk berinvestasi dalam meningkatkan smartphone midrange berlayar besar," jelas Ooi. Beberapa negara di Asia Tenggara yang dimaksud dalam laporan IDC, termasuk Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Indonesia.

Pada laporan IDC, produk yang dikategorikan sebagai phablet adalah ponsel yang memiliki layar dengan ukuran 5,5 sampai 7 inci. Dua vendor besar yang paling banyak menjual unit phablet di Asia Tenggara adalah Samsung dan Vivo.

© Alcatel.