Malaysia Pakai AI untuk Atur Lalu Lintas

Kholid Rafsanjani - 1 Februari 2018 - 21:21

Malaysia Pakai AI untuk Atur Lalu Lintas

Alibaba bekerja sama dengan pemerintah Malaysia dalam membuat program City Brain, untuk mengontrol lalu lintas.

(CCM) — Kuala Lumpur menjadi kota pertama di Malaysia dan seluruh dunia, yang menerapkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mengatur lalu lintas. City Brain nantinya dapat mengurangi angka kemacetan, mendeteksi pengemudi yang memarkir kendaraannya sembarangan, kecelakaan, dan para pelanggar batas kecepatan berkendara. Menurut laporan Daily Star, program yang dikembangkan raksasa internet asal RRT ini menggunakan pengenalan video dan gambar, serta melakukan proses data-mining untuk mengawasi apa saja yang terjadi di sebuah kota. Selain itu, pemerintah setempat dan para perancang kota akan menggunakan City Brain, saat membuat kebijakan terkait kota Kuala Lumpur.



Datuk Yasmin Mahmood, CEO Malaysia Digital Economy Corporation menyebut penggunaan program City Brain adalah langkah tepat bagi Malaysia. "Kolaborasi antara pemerintah Kuala Lumpur dan Alibaba Cloud adalah satu lompatan besar untuk mendigitalisasi Malaysia, di mana ada proses berbagi pengetahuan dan saling menguntungkan kedua belah pihak."

City Brain awalnya telah dikembangkan di Hangzhou, RRT, pada 2016. Program tersebut awalnya digunakan untuk mengurangi angka kemacetan. Di kota tersebut, City Brain disebut mampu mengurangi kemacetan dan memiliki akurasi sampai 92 persen.

Image: © SNicoElNino - Shutterstock.com