Penjualan Ponsel Asal RRT Mulai Lesu

Kholid Rafsanjani - 27 Januari 2018 - 00:27
Penjualan Ponsel Asal RRT Mulai Lesu
Beberapa vendor smartphone asal RRT mengalami penurunan pengiriman produk menurut sebuah laporan firma analis.

(CCM) — Jumlah pengiriman ponsel buatan RRT turun sampai 4% sepanjang 2017 lalu, dibanding tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh firma analis pasar teknologi global Canalys yang bermarkas di Singapura, melalui sebuah siaran pers. Penurunan ini salah satunya disebabkan oleh memburuknya performa pasar RRT, dari tahun ke tahun pada kuartal keempat 2017," tulis Canalys dalam laporannya. Ini adalah penurunan pengiriman produk ponsel pintar RRT yang pertama kali sejak 2009.


Huawei disebut sebagai vendor ponsel RRT yang mengalami kenaikan jumlah pengiriman produk sekitar 9%, dengan perkiraan jumlah produk sebanyak 24 juta unit pada kuartal keempat 2017 dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, OPPO mengalami penurunan sekitar 16% dan Vivo sekitar 7%. Canalys mencatat bahwa OPPO hanya mengirim 19 juta unit dan Vivo sekitar 17 juta. Sementara itu, Xiaomi berada di posisi empat karena digeser oleh Apple di pasar global. Xiaomi tercatat hanya mengirim sebanyak 13 juta unit ponsel.

Tahun ini, beberapa vendor ponsel pintar asal RRT diprediksi akan bermain di luar pasar RRT. Hal ini dapat dilihat dari nama Xiaomi berhasil mengungguli Samsung di pasar India per kuartal keempat 2017, serta negara di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia.

Image: © ajstudio - Shutterstock.com