Aduan Konten di Twitter Bertambah Banyak

Kholid Rafsanjani - 9 Januari 2018 - 18:45
Aduan Konten di Twitter Bertambah Banyak
Twitter disebut sebagai media sosial yang paling banyak menampilkan kontan negatif, menurut data Kemkominfo.

(CCM) — Jumlah konten negatif di Twitter yang dilaporkan oleh pengguna kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), meningkat tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada 2016, Kemkominfo menerima 3.211 aduan dari pengguna Twitter. Angka ini meningkat sebanyak 521.530 aduan selama Januari sampai September 2017 lalu, menurut Kemkominfo seperti dilansir Detik.


Selain Twitter, Kemkominfo juga mencatat aduan konten negatif di platform lain milik perusahaan Over The Top (OTT) seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan Google. Kemkominfo menyebut Facebook dan Instagram berada di peringkat kedua, dengan jumlah aduan konten negatif sebanyak 857. Berikutnya, YouTube dan Google tercatat memiliki 163 aduan, Telegram sebanyak 112 aduan, BBM 5 aduan, dan LINE hanya 1 aduan.

"OTT harus siap bekerja sama dalam penanganan konten negatif dan harus responsif," jelas Noor Iza, Plt Kabiro Humas Kemkominfo. Pihaknya juga mengatakan bahwa pengguna internet di Indonesia semakin sadar untuk memerangi konten negatif di media sosial. Meski demikian, Kemkominfo tidak memblokir akses menuju beberapa platform media sosial itu. Kemkominfo hanya mendorong perusahaan OTT tersebut untuk terlibat menangani konten negatif secara aktif.

Image: © William Potter - Shutterstock.com

Lihat Juga