Steam Hapuskan Bitcoin Sebagai Opsi Pembayaran

AnnelisCCM - 8 Desember 2017 - 18:04

Steam Hapuskan Bitcoin Sebagai Opsi Pembayaran

Nilai volatilitas tukar uang dan biaya transaksi yang tinggi telah membuat Bitcoin menjadi tidak praktis.

(CCM) — Steam, platform game online, telah menghapus Bitcoin sebagai metode pembayaran untuk layanannya. Hal ini disebabkan oleh nilai mata uang virtual tersebut yang berubah terlalu cepat. Selain itu, biaya untuk melakukan transaksi Bitcoin juga sangat meroket saat ini, menurut pengumuman resmi Steam.



Steam mulai menerima pembayaran Bitcoin pada April 2017, ketika nilai satu Bitcoin masih sekitar $450. Beberapa hari lalu, mata uang virtual ini telah memecahkan rekor sebanyak $16.000 untuk pertama kalinya, meningkat lebih dari 300% hanya dalam waktu delapan bulan.

Volatilitas Bitcoin menjadi masalah karena nilai tukarnya yang berubah dengan sangat cepat, bahkan dapat berubah-ubah sebelum pengguna dapat menyelesaikan transkasinya di Steam. Ketika hal ini terjadi, pelanggan diminta untuk memberi lebih banyak Bitcoin, atau pada umumnya mereka mendapatkan kembali pengembalian dana karena nilai Bitcoin yang meningkat begitu banyak dalam waktu yang sangat terbatas. Dalam kedua kasus tersebut, pelanggan tetap harus membayar biaya pertukaran yang sekarang dapat mencapai $20, jelas perusahaan itu. Ketika Stream mulai menerima Bitcoin, biaya pertukaran masih sekitar 20 sen atau sekitar Rp2 ribu.

"Pada titiik ini, kami tidak dapat mempertahankan Bitcoin sebagai opsi pembayaran. Kemungkinan kami akan mengevaluasi ulang apakah Bitcoin masih dapat menjadi solusi bagi kami dan komunitas Steam di kemudian hari," ungkap perusahaan tersebut.

Image: © Julia Tsokur - Shutterstock.com