Taralite, Startup Peminjam Uang di Indonesia

AnnelisCCM - 24 November 2017 - 17:09

Taralite, Startup Peminjam Uang di Indonesia

CEO Taralite ungkapkan ambisinya pada tim CCM untuk bebaskan masyarakat Indonesia dari financial worries.

Jakarta (CCM) —  Taralite, startup peminjam uang online yang populer di Indonesia ini didirikan oleh Abraham Viktor sejak 2015 lalu. Sebentar lagi, startup ini juga akan merilis beberapa produk finansial lain seperti asuransi online dan kartu kredit. Saat ditanya bagaimana cara mencegah pelanggan yang tidak membayar uang pinjaman, Abraham menjawab, "kami menggunakan sistem credit score, mencegah peminjam yang tidak membayar uang pinjaman." Ia juga menyebutkan hanya 0,07% peminjam yang tidak mengembalikan uang pinjaman pada 2016 lalu. "Yang mengagetkan, jumlah ini sangat kecil dibanding jumlah uang pinjaman yang tidak balik di bank lokal," ungkap Abraham saat ditemui tim CCM di kantornya daerah Kedoya, Jakarta Barat.



Setelah menamatkan pendidikan universitas pada 2013, Abraham bekerja di sektor investment banking pada 2014. Ia juga pernah mendirikan sebuah startup lainnya sebelum mendirikan Taralite, sekitar dua tahun lalu. Ide Abraham untuk mendirikan Taralite muncul berkat pengalaman pribadinya saat mengalami financial struggling. Pengalaman itu membuat Abraham ingin melakukan sesuatu, yang tidak hanya berguna bagi dirinya, namun juga untuk orang lain yang ingin bebas dari financial worries dan mendapatkan keamanan finansial.

Abraham menyadari bahwa produk finansial di Indonesia perlu ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. "Produk finansial yang bagus masih belum menjangkau semua lapisan masyarakat, seperti mereka yang masih belum memiliki akses ke bank atau mereka yang tinggal di pulau, di mana infrastrukturnya belum memadai seperti Papua, Sulawesi."

Dalam merealisasikan ambisi tersebut, Abraham percaya bahwa teknologi dapat menjadi solusi yang tepat untuk menjangkau lapisan masyarakat yang tidak memiliki akses ke bank, hanya dengan sebuah perangkat atau platform. Hal tersebut memotivasi Abraham untuk mendirikan Taralite.

Dengan Taralite, masyarakat yang membutuhkan dana untuk modal bisnis atau keperluan pribadi, dapat mengajukan pinjaman secara online melalui situs web Taralite. Startup fintech asal Indonesia ini berhasil memperoleh suntikan dana sebanyak $6,3 juta atau sekitar Rp83 miliar dari Grup SBI Jepang. Investasi dari perusahaan asal Jepang tersebut juga merupakan upaya untuk meninggalkan rekam jejak mereka di Indonesia. Investasi tersebut digunakan untuk riset dan pengembangan Taralite, serta untuk mengucurkan dana bagi para peminjam.

Image: © Annelis Putri - CCM.net