Penularan Malware Melalui Bluetooth

AnnelisCCM - 14 September 2017 - 19:41

Penularan Malware Melalui Bluetooth

BlueBorne memungkinkan hacker untuk mengendalikan sepenuhnya perangkat apapun yang memiliki Bluetooth.

(CCM) — Lima miliar perangkat termasuk smartphone dan laptop yang rentan terhadap serangan malware berbasis Bluetooth yang disebut BlueBorne, menurut penjelasan perusahaan keamanan Armis Labs.

BlueBorne dapat digunakan untuk menginfeksi berbagai perangkat yang menggunakan sistem operasi Android, iOS, Windows, Linux, dan perangkat yang termasuk Internet of Things (IoT)." BlueBorne memungkinkan penyerang untuk mengendalikan perangkat, mengakses data dan jaringan perusahaan, menembus jaringan "air-gapped", dan menyebarkan malware secara lateral ke perangkat yang berdekatan," menurut pihak Armis Labs.

Tidak seperti serangan normal yang menggunakan internet untuk berpindah dari satu perangkat ke perangkat lainnya, BlueBorne menyebar melalui udara. Hal ini membuat malware ini menjadi lebih kuat dan lebih gampang menular, walau dengan usaha yang minim. Penyebaran virus tersebut hanya membutuhkan satu smartphone yang terinfeksi untuk menginfeksi perangkat sekitarnya, karena virus tersebar dari perangkat yang memungkinkan penggunaan Bluetooth ke perangkat lainnya, tanpa campur tangan pengguna seperti mengklik tautan atau mengunduh file.

Google, Apple dan Microsoft telah mengeluarkan sistem kerentanan tetap untuk sistem operasi mereka, namun perangkat iOS versi 9.3.5 atau sebelumnya masih rentan terhadap malware ini. Ditambah lagi, sekitar 180 juta perangkat Android juga masih menjalankan sistem operasi Android versi lawas, belum lagi kulkas cerdas atau televisi cerdas yang tidak mendapatkan pembaruan perangkat lunak.

Secara keseluruhan, Armis Labs memperkirakan bahwa lebih dari 2 miliar perangkat masih rentan terhadap serangan BlueBorne.

Image: © iStock.