Game Fight of Gods Dilarang di Malaysia

Kholid Rafsanjani - 11 September 2017 - 14:27

Game Fight of Gods Dilarang di Malaysia

Pemerintah Malaysia memprotes peluncuran game Fight of Gods karena berisi pertarungan antara nabi dan dewa.

(CCM) — Game Fight of Gods yang baru saja dirilis di platform Steam, mengundang beragam kontroversi. Salah satu alasannya, karena game tersebut menampilkan karakter permainan berwujud nabi, dewa, dan bahkan Tuhan dari beragam mitologi dan agama seperti Buddha, Nabi Musa, Yesus, dan Odin. Game bergenre pertarungan tersebut mulai dirilis di platform Steam sejak Rabu pekan kemarin. Sebagai bentuk protes, Malaysian Communication and Multimedia Commission (MCMC) memblokir akses ke platform Steam di Malaysia sejak Minggu kemarin, seperti dalam laporan Detik.



Menurut Salleh Said Keruak, Menteri MCMC, pemblokiran terhadap game Fight of Gods perlu dilakukan untuk mengantisipasi konflik antar kelompok. "Memastikan solidaritas, harmoni dan kesejahteraan masyarakat dengan banyak ras dan agama di negara ini adalah tujuan utama pemerintah," kata Keruak. Ia juga menambahkan, "pemerintah tidak akan berkompromi dengan tindakan apapun yang dapat membahayakan tujuan ini."

Menanggapi hal tersebut, Valve sebagai pemilik Steam, akhirnya menghapus game Fight of Gods dari daftar game yang ditampilkan di Steam untuk wilayah Malaysia. Doug Lombardi, Direktur Marketing Valve mengatakan telah menghubungi pengembang game Fight of Gods. "Kami telah menghubungi developer dan menghapus penjualan game, serta menghubungi pemerintah Malaysia untuk membuka blokir," ungkap Lombardi. Sementara itu PQube, pengembang game Fight of Gods dalam pernyataan resminya, kecewa dengan keputusan pemerintah Malaysia karena membatasi kebebasan memilih.

Image: © Rawpixel – Shutterstock.com