Hacker Indonesia Serang Website Malaysia

Kholid Rafsanjani - 21 Agustus 2017 - 21:09

Hacker Indonesia Serang Website Malaysia

Kelompok hacker mengaku telah meretas beberapa situs web asal Malaysia karena salah memasang bendera Indonesia.

(CCM) — Kesalahan penyelenggara Southeast Asia Games di Malaysia dalam mencetak bendera Indonesia, berujung pada peretasan beberapa situs web asal Malaysia. Para peretas mengaku berasal dari Indonesia, telah mengklaim bertanggung jawab atas aksi peretasan tersebut. Mereka mengubah tampilan utama situs web seperti kualalumpurmalaysia.com, innercircle.my, dan aziziali.com, serta me-redirect akses menuju situs web lain. Kendati demikian, pemilik situs web justru memanfaatkan aksi peretasan untuk menaikkan popularitas situs web miliknya. Caranya dengan me-redirect situs web utama ke beberapa domain bisnis milik satu orang yang sama, menurut Yudhi Kukuh, peneliti keamanan cyber seperti dilansir CNN Indonesia. "Banyak domain yang dimiliki oleh orang ini," kata Kukuh. "Ini bagian dari strategi internet marketing yang zaman dulu sering digaung-gaungkan. Jadi web trap," imbuhnya.

Hingga saat ini, telah tercatat ada sekitar 27 situs web Malaysia yang diretas. Beberapa di antara situs web tersebut telah dinonaktifkan untuk sementara. Pada Jumat kemarin, Malaysia juga melakukan kesalahan dalam mencetak bendera negara Brunei.

Pada halaman utama situs web tersebut, kelompok peretas meninggalkan pesan, "Bendera negaraku bukanlah mainan." Mereka juga meninggalkan jejak identitas "Indonesian Hacker Rulez (copyright) 2017" di bagian bawah situs web yang menjadi target.

Image: © GlebStock – Shutterstock.com