Nintendo Dituntut Plagiat oleh Gamevice

AnnelisCCM - 14 Agustus 2017 - 16:55

Nintendo Dituntut Plagiat oleh Gamevice

Sebuah perusahaan Amerika mengklaim bahwa Nintendo's Switch melanggar hak patennya dan menuntut pembekuan penjualan.

(CCM) — Masa depan perusahaan konsol Jepang, Nintendo Switch mulai dipertanyakan karena dituntut oleh sebuah perusahaan aksesoris gaming dari Amerika, Gamevice, menurut sebuah laporan CNBC. Gamevice mengklaim bahwa Joy-Con controller dari Nintendo telah melanggar hak patennya dan meminta pengadilan untuk memerintahkan Nintendo untuk berhenti menjual konsol tersebut. Perusahaan Amerika ini juga menuntut pembayaran sebagai kompensasi atas kerugian yang diderita perusahaan tersebut.



"Pelanggaran Nintendo telah menyebabkan kerugian yang tidak dapat diperbaiki Gamevice," kata pihak Gamevice dalam keluhannya yang diajukan di pengadilan California pada pekan lalu. Perusahaan ini memang menjual produk yang mirip dengan Joy-Cons Nintendo. Perangkat ini terdiri dari dua controller yang bisa dilekatkan pada perangkat Android dan Apple.

Menurut laporan pendapatan terbaru Nintendo, penjualan perangkat ini sudah mencapai hampir dua juta unit, hanya pada bulan April, Mei, dan Juni lalu. Perusahaan tersebut memperkirakan akan menjual 10 juta unit lagi sampai akhir tahun anggaran keuangan.

Image: © Nintendo.