Uber Batasi Pengguna di Bawah Umur

Kholid Rafsanjani - 18 Juli 2017 - 19:21

Uber Batasi Pengguna di Bawah Umur

Uber melarang anak-anak membuat akun Uber di Indonesia karena faktor keamanan dan keselamatan pengguna.

(CCM) — Penyedia transportasi online Uber memperbarui kebijakan komunitas pengguna dan mitra pengemudinya, sejak pekan kemarin. Salah satu aturan tersebut, membatasi usia pengguna layanan taksi UberX dan ojek UberMotor. Perusahaan asal Amerika Serikat itu menetapkan pemilik akun pengguna Uber, minimal berusia 18 tahun, seperti dikutip dari laporan Tech In Asia. Menurut Head of Communications Uber Indonesia Dian Safitri, aturan baru tersebut juga diatur untuk menjaga keselamatan anak-anak. "Bila seorang anak menggunakan layanan UberX, maka mereka harus ditemani oleh orang tua mereka," ujar Safitri. Sementara itu dalam keterangan resminya, Uber juga tidak merekomendasikan anak-anak menggunakan layanan UberMotor.



Jika mitra pengemudi Uber mendapat pesanan dari pengguna di bawah usia 18 tahun, mereka dapat menolak pesanan. Selain itu, Uber juga menetapkan aturan baru terkait jumlah penumpang dan larangan melakukan aktivitas seksual dalam kendaraan.

Laporan tersebut juga menjelaskan bahwa selama ini banyak orang tua menggunakan layanan UberX dan UberMotor, untuk mengantar anak-anak mereka ke sekolah. Menanggapi hal itu, Safitri menjelaskan bahwa Uber sebenarnya telah memiliki layanan Uber Teen, yang disediakan untuk pengguna di bawah usia 18 tahun. "Namun untuk saat ini layanan tersebut belum ada di Indonesia," ungkap Safitri.

Image: © iStock.