BlackBerry Messenger Andalkan Indonesia

Kholid Rafsanjani - 13 Juli 2017 - 07:08

BlackBerry Messenger Andalkan Indonesia

Pengguna dari Indonesia jadi peluang bagi BlackBerry Messenger (BBM) untuk bertahan di pasar instant messaging.

(CCM) — Kedatangan pemain baru di pasar layanan perpesanan instan seperti WhatsApp atau LINE, rupanya tidak mematikan BBM. Layanan yang sudah hadir sejak 2005 tersebut, pernah diprediksi akan kalah dengan layanan serupa di Indonesia. Namun menurut Krishnadeep Baruah, Vice President Sales BBM untuk wilayah Asia Pasifik, pengguna aktif BBM di Indonesia justru paling besar dibanding negara lain. "Saat ini ada lebih dari 60 juta pengguna aktif bulanan di BBM," kata Baruah seperti dilansir Detik.com. Ia juga menyebutkan bahwa pertumbuhan pengguna BBM disebabkan oleh penetrasi pengguna internet dan smartphone di Indonesia.

Layanan BBM awalnya hanya dapat digunakan bersama ponsel BlackBerry. Meski beberapa tahun kemudian layanan BBM juga dirilis untuk perangkat bersistem operasi Android. Saat ini pun layanan BBM telah mengalami banyak perubahan, dari layanan perpesanan instan menjadi platform digital branding bisnis hingga belanja online. "Strategi kami bagaimana melakukan perkembangan yang tidak hanya satu fungsi saja," imbuh Baruah. Terbukti pada awal Juni lalu, BBM baru saja merilis fitur terbarunya untuk membantu pengguna berbelanja secara online.

Image: © Vdovichenko Denis – Shutterstock.com