Aplikasi Lokal Masih Kurang Diminati

Kholid Rafsanjani - 7 Juli 2017 - 22:34

Aplikasi Lokal Masih Kurang Diminati

Pengguna aplikasi lokal di Indonesia masih rendah dibanding negara lain di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

(CCM) — Minat pengguna aplikasi lokal untuk pengguna perangkat mobile di Indonesia masih rendah, menurut riset Ericsson. Ronni Nurmai, Wakil Presiden Unit Konsumen Ericsson Indonesia dan Timor Leste, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan survei terhadap 100 aplikasi mobile. "Ternyata aplikasi dari Indonesia yang dipakai orang Indonesia hanya 12 persen," kata Nurmai seperti dilaporkan ANTARA News. Selain Indonesia, perusahaan telekomunikasi asal Swedia itu juga menyebut Singapura sebagai negara dengan pengguna aplikasi lokal terbanyak di kawasan Asia Tenggara dan Oseania, dengan jumlah sekitar 23 persen. Vietnam sekitar 21 persen, Thailand sekitar 18 persen, dan Malaysia sekitar 13persen.



Meski hanya 12 persen, Nurmai menilai angka tersebut bagi Indonesia tidak terlalu buruk, karena rata-rata minat penggunaan aplikasi lokal pada beberapa negara di kawasan Asia Tenggara sekitar 15—18 persen. Kendati demikian, ia memprediksi minat pengguna aplikasi lokal di Indonesia akan meningkat, karena tingkat keunikan di Indonesia lebih beragam.

Image: © iStock.