Web-Hosting Tebus $1 Juta Ransomware

AnnelisCCM - 20 Juni 2017 - 20:34

Web-Hosting Tebus $1 Juta Ransomware

Seorang web-hoster Korea Selatan membayar uang tebusan sebesar $1 juta setelah jadi korban serangan ransomware.

(CCM) — Sekelompok peretas telah menikmati uang tebusan ransomware dalam bentuk Bitcoin sebesar $1 Juta. Korban peretas tersebut bernama Nayana, sebuah perusahaan web hosting asal Korea Selatan. Nayana setuju untuk membayar uang tebusan tersebut untuk mendekripsi data di 153 server Linux dan 3.400 situs web pelanggan yang terkena dampak ransomware Erebus, menurut sebuah laporan BBC. Ransomware Erebus ini dapat menginfeksi komputer yang menjalankan Microsoft Windows serta sistem operasi open-source seperti Linux. Virus ganas ini mampu mengenkripsi berbagai jenis file yang berbeda.

Peretas pertama menuntut biaya sebesar $4,4 juta untuk mendekripsi data tersebut, namun Nayana dilaporkan telah menegosiasikan uang tebusan tersebut sampai $500.000. Para hacker kemudian mengingkari kesepakatan tersebut dan menggandakan jumlah tebusan menjadi $1 juta.

Angela Sasse, Direktur Institute in the Science of Cyber-Security, mengatakan kepada BBC bahwa tidak biasa bagi perusahaan untuk mengakui bahwa mereka telah membayar uang tebusan. Angela menambahkan bahwa pengakuan publik Nayana dapat membantu perusahaan lain dalam jangka panjang. Ia menjelaskan bahwa "dari sudut pandang penyerang, peretas sebenarnya ingin agar perusahaan yang diserang untuk tetap diam. Tebusan yang diminta kali ini termasuk besar sehingga semestinya dapat memotivasi perusahaan lain untuk lebih berhati-hati terhadap sistem keamanan mereka."

Image: © iStock.