Korea Utara di Belakang Malware WannaCry

AnnelisCCM - 18 Juni 2017 - 16:04

Korea Utara di Belakang Malware WannaCry

Badan Keamanan Nasional Amerika yakin bahwa Korea Utara bertanggung jawab atas kerusuhan yang disebabkan WannaCry.

(CCM) — National Security Agency (NSA) atau Badan Keamanan Nasional Amerika telah menganalisis taktik, teknik, dan target malware WannaCry. Pihak NSA hampir yakin bahwa pihak peretas dari dua versi malware tersebut memang disponsori oleh agen mata-mata Korea Utara, seperti dilansir dalam laporan Washington Post. Menurut laporan tersebut, ransomware WannaCry ini dianggap sebagai alat untuk menghancurkan ekonomi negara-negara lain, sementara Korea Utara membangun kekuatan ekonomi dan mengumpulkan dana.

Nampaknya, jika salah satu tujuan WannaCry adalah menghasilkan uang untuk pemerintah Korea Utara, taktik tersebut tampaknya gagal karena tidak sepeserpun dari $140.000 Bitcoin yang diminta peretas, telah dicairkan. Selain itu, setiap transaksi yang dilakukan dengan Bitcoin akan mudah dilacak.

Image: © iStock.