Nilai Bitcoin Melonjak Setelah Pelonggaran RRT

AnnelisCCM - 4 Juni 2017 - 15:53

Nilai Bitcoin Melonjak Setelah Pelonggaran RRT

Nilai Bitcoin meroket setelah RRT mulai mengizinkan pemilik untuk melakukan penarikan dari akun mereka.

(CCM) — Nilai Bitcoin meledak setelah RRT mengizinkan pemilik untuk menarik Bitcoin dari akun mereka, menurut laporan Business Insider. Mata uang digital ini sangat disukai oleh hacker, penjahat cyber, hingga investor yang sah. Bitcoin adalah metode pembayaran yang diminta oleh penjahat cyber dalam serangan ransomware WannaCry baru-baru ini.

Pada Februari tahun ini, pelanggan bursa RRT diberitahu bahwa mereka tidak diizinkan membawa Bitcoin keluar dari rekening mereka, menyebabkan nilai mata uang tersebut turun lebih dari 10%. Sejak saat itu, mata uang tersebut telah pulih kembali berkat pemerintah Jepang yang mengumumkan pada bulan April lalu, bahwa Bitcoin telah menjadi metode pembayaran yang sah di negara sakura tersebut. Mata uang digital ini telah meningkat nilainya lebih dari 150% sejak awal 2017. Minggu lalu, hanya dalam satu hari saja Bitcoin dapat meningkat nilainya sampai 4% seharga $2.407 per Bitcoin.

Nilai mata uang ini naik turun sebelum mencapai puncaknya lebih dari $1.100 pada bulan November 2013. Setelah itu, nilai Bitcoin jatuh lagi pada nilai kurang dari $400 per Bitcoin, dan anjlok pada bulan Agustus 2016 setelah terjadinya perteasan pada pertukaran mata uang di Hong Kong.

Analis dari Saxo Bank, Kay Van-Petersen baru-baru ini mengatakan kepada CNBC bahwa nilai Bitcoin dapat melebihi $100.000 dalam sepuluh tahun ke depan, meningkat lebih dari 3.000% dari nilai tertinggi Bitcoin saat ini.

Image: © aztekphoto - Shutterstock.com