Oculus Tutup Setengah Studio VR

AnnelisCCM - 6 Mei 2017 - 00:05

Oculus Tutup Setengah Studio VR

Perusahaan virtual reality Oculus milik Facebook ini memotivasi para kreator untuk membuat konten realitas maya.

(CCM) — Masa depan headset realitas maya Oculus Rift dari Facebook berada dalam keraguan setelah muncul pengumuman yang menyatakan bahwa raksasa teknologi ini, ingin meniadakan fasilitas pembuatan film virtual maya, dua tahun setelah peluncurannya. Dua tahun lalu, Oculus meluncurkan Story Studio di California dan membuat serangkaian konten VR untuk beberapa headset seperti Lost, Henry, dan Dear Angelica. Namun pada Februari lalu, Facebook mengumumkan ingin meninggalkan hampir separuh dari stasiun demo realitas maya di Best Buy karena kurangnya minat publik.

Sekarang Facebook mengatakan bahwa pihaknya akan berkonsentrasi untuk membantu pihak lain dan para kreator dalam membuat konten VR untuk headset-nya. Raksasa tekinologi ini juga telah menyiapkan dana sebesar $50 juta untuk membayar konten nongame dan konten experiential. "Uang ini akan langsung disalurkan ke kreator yang memiliki ide VR paling inovatif," menurut Jason Rubin, kepala konten Oculus. "Kami masih berkomitmen untuk mengembangkan film VR dan ekosistem konten kreatif." Awal tahun ini, Facebook harus memangkas harga headset Oculus dalam rangka menghadapi persaingan ketat dari Sony dan HTC.

Image: © Tinxi - Shutterstock.com