Hacker Gunakan Microsoft Word untuk Curi Data

AnnelisCCM - 13 April 2017 - 15:05

Hacker Gunakan Microsoft Word untuk Curi Data

Microsoft telah melakukan update untuk mengatasi bug yang ada di Microsoft Word.

(CCM) — Microsoft telah mengidentifikasi bug di Microsoft Word. Kerentanan ini disebabkan oleh para scammers yang ingin mencuri rincian perbankan pengguna. Masalah ini mulai teridentifikasi akhir pekan lalu dan Microsoft menyatakan akan segera memperbaiki standar keamanannya. Bug tersebut dilaporkan hadir dalam berbagai versi Microsoft Word untuk Windows, yang memungkinkan malware Dridex harus di-install pada perangkat. Microsoft tidak mengonfirmasi jika pengguna Mac juga terancam malware ini. Microsoft telah memperbaiki masalah ini melalui update yang dijadwalkan sejak Selasa 11 April kemarin. Microsoft juga memperingatkan pengguna untuk menghindari pengunduhan file yang diterima dari alamat e-mail tidak dikenal, sampai bug sudah benar-benar teratasi untuk semua perangkat.



Sebuah perusahaan keamanan cyber, Proofpoint, mengungkapkan bahwa celah tersebut disebarkan dengan e-mail berisi malware Dridex. Malware ini dirancang untuk menyerang komputer pengguna dan mencuri login perbankan, bersama dengan informasi penting lainnya. Pada 2015, para hacker ini telah mencuri lebih dari £20 juta dari rekening bank Inggris menggunakan malware Dridex. E-mail gelap ini mendistribusikan malware Dridex melalui dokumen Microsoft Word RTF (Rich Text Format). Seperti dilansir peneliti Proofpoint dalam blog resminya, "Karena proses malware yang berbahaya dan cepat ini, pengguna dan organisasi harus segera menerapkan upgrade terbaru begitu tersedia."

Image: © Hans Engbers - Shutterstock.com