Uber Dilarang di Italia

AnnelisCCM - 11 April 2017 - 04:52

Uber Dilarang di Italia

Uber Italia harus mengakhiri operasinya dalam waktu 10 hari, atau akan dikenakan denda yang sangat besar.

(CCM) — Sebuah pengadilan di Italia telah meminta Uber untuk menghentikan operasinya, seperti dilansir oleh laporan Reuters. Pengadilan telah memutuskan bahwa penggunaan aplikasi mobile menjadikan persaingan yang tidak sehat antara Uber dan jasa transportasi lainnya. Keputusan pengadilan ini awalnya berasal dari gugatan yang diajukan oleh asosiasi taksi lokal. Keputusan ini juga melarang Uber dari mengiklankan jasanya di Italia. Menanggapi keputusan pengadilan tersebut, Uber Italia mengatakan pihaknya sangat terkejut dan berencana untuk mengajukan banding. Dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada koran lokal, pihak Uber mengatakan: "Ribuan profesional, driver yang berlisensi telah menggunakan aplikasi Uber untuk mendapatkan pendapatan, dengan menyediakan layanan transportasi yang handal, hanya dengan menekan satu tombol."

Larangan ini bukan yang pertama kali untuk Uber. Sebelumnya, pihak Uber telah mendapatkan tuntutan yang sama di berbagai negara seperti India, Brazil, Perancis, Jerman, dll. Mengingat kemajuannya yang cepat, Uber sering mengalami hambatan dari asosiasi lokal dan pemerintah di berbagai negara. Banyak juga yang memperdebatkan kegagalan Uber dalam mengikuti peraturan yang telah ditetapkan untuk transportasi publik, seperti layanan taksi lokal. Uber dapat mengajukan banding di pengadilan Italia, namun untuk saat ini pihaknya hanya memiliki sepuluh hari untuk menghentikan semua operasi di Italia. Uber dapat dikenakan denda sebesar €10.000 (sekitar $10.600) per hari, jika terus beroperasi di luar perintah pengadilan. Perusahaan ini memiliki berbagai layanan di Italia seperti UberBLACK, LUX, SUV, X, XL, dan Uber Van.

Image: © George Dolgikh - Shutterstock.com