Google Tanggapi Aplikasi Startup Lokal

Kholid Rafsanjani - 16 Maret 2017 - 23:38

Google Tanggapi Aplikasi Startup Lokal

Google menilai aplikasi buatan startup Indonesia masih fokus pada desain daripada kenyamanan pengguna.

(CCM) — Mentor di Google Launchpad Accelerator mengomentari aplikasi yang dikembangkan startup asal Indonesia. Salah satunya, mengenai perbandingan antara aspek desain tampilan aplikasi (user interface) dan pengalaman pengguna (user experience). Borrys Hasian, salah satu Mentor di Google Launchpad Accelerator, menganggap aplikasi startup di Indonesia kurang memperhatikan sisi pengalaman pengguna dalam sebuah aplikasi. "Ada e-commerce yang tampilan aplikasinya kurang bagus, tapi ramai dipakai pengguna," ujar Borrys seperti dilansir CNN Indonesia. Chariman GMSA, Venkatsh C.R., juga mengakui bahwa startup Indonesia memiliki keunggulan desain aplikasi. Berbeda dengan di India, di mana para pelaku startup lokal kurang kuat dalam mendesain aplikasi.



Selain itu Borrys juga mengatakan, bahwa bagian tersulit adalah mendeteksi masalah pengalaman pengguna dan memperbaikinya. Lewat agenda Google Launchpad Accelerator, Borrys banyak memberi masukan pada enam startup Indonesia yang terseleksi. Enam startup itu adalah Snapcart, iGrow, Jurnal, Qlue, Ruma, dan PicMix. Keenam peserta dipilih Google dengan aspek pertumbuhan, serta fokus startup untuk memecahkan masalah lokal.

Image: © SFIO CRACHO – Shutterstock.com