Bigo Dapat Pendanaan Senilai $180 Juta

Kholid Rafsanjani - 7 Maret 2017 - 18:17

Bigo Dapat Pendanaan Senilai $180 Juta

Bigo Live mengumumkan telah mendapat pendanaan Seri C dari perusahaan asal RRT.

(CCM) — Nilai layanan live streaming video Bigo Live yang cukup populer di Asia Tenggara saat ini bertambah tinggi. Bigo Live baru saja mengumumkan bahwa pada pendanaan Seri C kali ini, pihaknya berhasil mendapatkan dana hingga $180 juta. Sebanyak $80 juta dari total dana tersebut, berasal dari perusahaan manajemen aset asal RRT bernama Ping An Overseas Holdings, menurut laporan CNN Indonesia. Setelah mendapat pendanaan tersebut, layanan Bigo Live diperkirakan memiliki nilai valuasi sekitar $400 juta.

Bigo Live sendiri mengaku masih fokus pada pasar pengguna Asia Tenggara, sejak diluncurkan pada Maret 2016. Saat ini, Bigo Live pun masih muncul pada daftar terpopuler di penyedia aplikasi seperti Google Play Store atau Apple Store, untuk wilayah Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand. "Fokus kami saat ini bukan mengejar pendapatan semata dengan menarik Gift dari pengguna," kata Bigo dalam keterangan resminya. Sebaliknya, Bigo berencana memperluas pasarnya wilayah Amerika, Rusia, Eropa, hingga Timur Tengah.

Hingga sekarang, layanan Bigo memiliki sekitar 70 juta pengguna yang terdaftar, dengan 30 juta pengguna aktif per bulan. Penggunanya berasal dari usia 15 hingga 25 tahun. "Kami juga akan melakukan investasi di segmen riset & pengembangan, dengan visi memberikan pengalaman live streaming untuk jutaan pengguna di seluruh dunia," tambah pihak Bigo. Di Asia Tenggara layanan Bigo Live dikenal sebagai platform untuk siaran langsung pengguna. Siaran tersebut akan ditonton oleh sesama pengguna Bigo Live.

Image: © weedezign - Shutterstock.com

Update terbaru pada 7 Maret 2017 pukul 18:17, oleh Kholid Rafsanjani.