Biaya Internet Nokia 3310 Akan Mahal

Kholid Rafsanjani - 2 Maret 2017 - 18:29

Biaya Internet Nokia 3310 Akan Mahal

Pemerintah peringatkan rencana kenaikan biaya internet 2G di Indonesia untuk pengguna Nokia 3310.

(CCM) — Ponsel Nokia 3310 yang diproduksi ulang oleh startup asal Finlandia HMD Global, mendapat peringatan dari pemerintah Indonesia. Nokia 3310 baru saja dirilis pada perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona, Spanyol beberapa hari lalu. Ponsel ini memang didesain untuk pengguna jaringan 2G, namun Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara tidak melarang penjualan ponsel Nokia 3310 di Indonesia. Pihaknya hanya mengingatkan bahwa beberapa negara di dunia sedang fokus pada pengembangan infrastruktur jaringan 4G, termasuk Indonesia. "Biaya mengirim data lewat jaringan 2G itu sepuluh kali lipat lebih mahal dari 4G," jelas Rudiantara seperti dilaporkan CNN Indonesia. Akibatnya, tambah Rudiantara, penggunaan jaringan 2G akan memberatkan masyarakat.

Jaringan 2G di Indonesia diprediksi Menkominfo akan berhenti beroperasi pada 2020. Selain itu pihaknya juga telah memperkirakan bahwa dalam waktu dekat, harga smartphone berteknologi 4G akan lebih murah dari pada saat ini. "Tahun 2019 sudah ada ponsel 4G yang harganya empat ratus ribu rupiah sudah ada di pasar," jelas Rudiantara. Karena itu jika ponsel Nokia 3310 dipasarkan di Indonesia, "waktunya paling tinggal sedikit," kata Rudiantara.

Image: © HMD Global.