Pemberlakuan Sertifikat Digital di Indonesia

CCM Indonesia - 22 Pebruari 2017 - 21:37

Pemberlakuan Sertifikat Digital di Indonesia

Menurut Kemkominfo, diberlakukannya sertifikat digital dapat menyokong pertumbuhan bisnis e-commerce dan perbankan di Indonesia.

(CCM) — Saat ini pemerintah sedang mempelajari rencana pemberlakuan sertifikat digital atau Certificates Authority (CA) di Indonesia. Menurut pihak Kemkominfo, pemberlakuan sertifikat digital di Indonesia dapat menyokong pertumbuhan bisnis e-commerce dan perbankan tanah air. Seperti dilansir oleh CNN Indonesia, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa sistem sertifikat digital ini sangat ditunggu oleh pelaku e-commerce dan perbankan, karena alasan keamanan dan efisiensi yang ditawarkan oleh sertifikat tersebut. Pihak Kemkominfo sendiri saat ini sedang melakukan uji coba CA ke 12 ribu warga Indonesia. Berbarengan dengan uji coba tersebut, Kemkominfo juga tengah mengkaji kembali Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Tanda Elektronik dalam Layanan Keuangan Digital.



Dalam laporan tersebut, Semuel juga mengatakan bahwa pihaknya ingin agar CA dapat benar-benar diberlakukan di Indonesia pada tahun 2018. Namun begitu, dirinya mengatakan bahwa CA ini bersifat tidak mandatory, sehingga tidak akan langsung diwajibkan kepada setiap pengguna. CA atau sertifikat digital ini merupakan lisensi yang memastikan kebenaran identitas seorang pengguna (pribadi maupun sebagai entitas publik) di dunia maya. Sehingga, ketika seseorang memiliki CA maka Ia akan lebih dipercayai ketika melakukan transaksi atau membuat akun di dunia maya. Selain itu, data pemilik CA juga terenkripsi dan disimpan langsung di bank data oleh penerbit CA.

Photo: © iStock.