76 Aplikasi iOS Memiliki Risiko Keamanan

CCM Indonesia - 8 Pebruari 2017 - 20:45

76 Aplikasi iOS Memiliki Risiko Keamanan

Data perbankan dan medis dapat dicuri lewat berbagai aplikasi untuk perangkat iOS yang tersedia di Apple App Store.

(CCM) — Data pengguna yang terdapat pada 76 aplikasi iPhone memiliki risiko serangan man-in-the-middle. Pengguna tidak akan sadar bahwa data pribadi mereka dapat disendap dan diubah oleh pihak lain yang merupakan pihak penyerang. Seharusnya, komunikasi antara pengguna dan aplikasi-aplikasi tersebut merupakan komunikasi yang seharusnya aman lewat koneksi internet "https", menurut sebuah blog yang ditulis oleh pakar keamanan mobile, Will Strafach. Aplikasi-aplikasi yang rentan ini telah diunduh sebanyak lebih dari 18 juta kali, menurut perkiraan Apptopia. 19 dari aplikasi tersebut bahkan dianggap memiliki risiko keamanan yang tinggi karena secara tidak sengaja, menyediakan jalur bagi para hacker, untuk mencuri data keuangan atau medis pengguna, serta informasi lainnya yang diperlukan pengguna untuk login.

Strafach juga menjelaskan bahwa sangat mudah bagi para hacker untuk meluncurkan serangan man-in-the-middle terhadap pengguna iPhone yang menggunakan salah satu dari aplikasi ini. Menurutnya, serangan seperti ini dapat dilakukan oleh pihak manapun dalam jangkauan Wi-Fi, ketika perangkat pengguna sedang digunakan. Ia menjelaskan pula bahwa serangan inidapat terjadi dimana saja, di tempat umum, atau bahkan di rumah pengguna sendiri. Will juga menambahkan bahwa serangan ini dapat dilakukan dengan menggunakan hardware khusus atau ponsel, tergantung pada jangkauan dan kemampuan yang diperlukan untuk melakukan penyerangan. Daftar aplikasi yang berisiko tinggi akan diterbitkan dalam waktu 60—90 hari, sehingga memberikan waktu bagi bank, lembaga medis, dan organisasi lainnya yang terkena dampak, untuk memperbaiki sistem keamanan mereka.

Image: © 360b - Shutterstock.com