Pokemon Go Dilarang di RRT

CCM Indonesia - 11 Januari 2017 - 23:13

Pokemon Go Dilarang di RRT

Pecinta game di RRT tidak akan dapat bermain Pokemon GO untuk saat ini disebabkan kekhawatiran pemerintah akan keamanan negara.

(CCM) — RRT telah melarang augmented-reality game Pokémon GO untuk beredar, karena menangkap Pokemon dapat memperbesar risiko keamanan, menurut laporan Reuters. Lembaga Jurnalisme, Publikasi, Radio, Film dan Televisi Negara akan berunding dengan departemen pemerintah lainnya untuk menilai risiko permainan ini. Hal ini disebabkan karena permainan Pokemon GO menuntut tanggung jawab pemerintah dalam keamanan nasional, dan keselamatan kehidupan masyarakat dan properti. Menurut sebuah Asosiasi Audio-Video dan Publikasi Digital di RRT, risiko yang mungkin ditimbulkan oleh Pokémon GO termasuk, ancaman terhadap keamanan informasi geografis dan ancaman akan keamanan pribadi pengguna. Selain itu, Pokemon GO bergantung pada aplikasi Google Maps, yang saat ini diblokir di negara tersebut.



Permainan, yang menjadi populer di seluruh dunia itu, melibatkan para pemain yang berjalan di sekitar lingkungan kehidupan nyata untuk berburu Pokemon yang hanya dapat dilihat pada layar smartphone mereka. Menurut Sensor Tower, pada bulan pertama, permainan ini meraup lebih dari $200 juta via Apple App Store dan Google Play Store. Sejak diluncurkan, permainan ini memang menjadi pergunjingan karena mengakibatkan kecelakaan dan menyebabkan masa pemain di jalan-jalan, yang berkumpul untuk berburu.

Image: © Chinnapong - Shutterstock.com