Twitter Tetap Bertahan di Indonesia

Kholid Rafsanjani - 8 Desember 2016 - 20:35

Twitter Tetap Bertahan di Indonesia

Platform mikroblogging Twitter tetap optimis akan bertahan di Indonesia meski pamornya di tingkat global menurun.

(CCM) — Pertengahan tahun 2016, Twitter memiliki sekitar 313 juta pengguna aktif di dunia. Jumlah tersebut 3%, atau 9 juta lebih banyak dari total pengguna aktif pada awal tahun 2015. Namun pertumbuhan jumlah pengguna Twitter masih terbilang kecil, jika dibandingkan dengan platform media sosial saingannya seperti Facebook, Instagram atau Snapchat. Menurut perhitungan Statista, selama satu tahun terakhir Instagram mendapat tambahan 100 juta lebih pengguna aktif. Sementara pengguna aktif Snapchat meningkat sekitar 61 juta.

Meski pertumbuhan pengguna aktif Twitter lamban, Roy Simangunsong, Country Business Head Twitter Indonesia, masih tetap optimis. Pada pertemuan #RameDiTwitter, Roy menyangkal jika Twitter kini semakin diabaikan. Apalagi jika disebabkan munculnya platform media sosial berbasis foto dan video, seperti Instagram atau Snapchat. "Pengguna Twitter di Indonesia adalah pengguna yang paling cerewet di dunia," kata Roy sebagaimana dikutip The Jakarta Post.

Roy juga menjelaskan bahwa kebiasaan pengguna Twitter di Indonesia menjadikan Twitter masih dapat bertahan. Misalnya beberapa peristiwa insidental biasanya ditemukan pertama kali di Twitter. Roy juga menegaskan bahwa, "Tiap pesan yang dikirimkan akan memiliki dampak yang berbeda, ketika dipublikasikan di platform yang berbeda."

Image: © Denys Prykhodov - Shutterstock.com