Hutang Pajak Facebook di Indonesia

Kholid Rafsanjani - 29 November 2016 - 21:56

Hutang Pajak Facebook di Indonesia

Pemerintah Indonesia sedang mengawasi perusahaan Facebook karena memiliki hutang pembayaran pajak.

(CCM) — Direktorat Jenderal Pajak sedang mengincar Facebook atas hutang dan denda keterlambatan membayar pajak. Menurut Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Khusus Jakarta, Muhamad Haniv, Facebook diperkirakan memiliki hutang antara 2 hingga 3 triliun rupiah, atas pajak dan denda keterlambatan. Menurut laporan Bloomberg, Haniv telah mengirim surat peringatan kepada kantor Facebook yang berada di Irlandia. Sementara itu, juru bicara Facebook di Indonesia, Yunita Purnamasari, belum memberi keterangan atas hutang pajak Facebook di Indonesia. Selain Facebook, Direktorat Jenderal Pajak juga sedang menarget perusahaan over-the-top asing lain seperti Apple, Yahoo!, Twitter, dll terkait masalah pajak.

Jika dibandingkan dengan semua layanan media sosial, Facebook memiliki pengguna terbanyak di Indonesia. Pada September kemarin, We Are Social mencatat pengguna Facebook di Indonesia mencapai angka 88 juta pengguna aktif. Padahal enam bulan sebelumnya, Facebook hanya memiliki sekitar 11,1 juta pengguna aktif di Indonesia.

Image © Lukasz Stefanski - Shutterstock.