Kecelakaan 'Self-Driving Taxi' di Singapura

AnnelisCCM - 24 Oktober 2016 - 08:48

Kecelakaan 'Self-Driving Taxi' di Singapura

Self-driving taxi pertama di Singapura, nuTonomy, mengalami kecelakaan pertama sejak peluncurannya.

(CCM) — Self-driving taxi yang sedang diuji coba di Singapura mengalami kecelakaan pertama kalinya. Pihak nuTonomy mengatakan bahwa salah satu mobilnya tertabrak sebuah truk kecil pada saat mengemudi pada kecepatan empat mil per jam. Insiden tersebut hanya mengakibatkan kerusakan kecil dan tidak menimbulkan luka-luka pada kedua insinyur yang berada dalam mobil. Self-driving taxi ini diluncurkan pada Agustus lalu dan merupakan taksi tanpa supir yang pertama di dunia.

Juru bicara nuTonomy mengatakan bahwa kecelakaan kecil ini tidak terduga dan uji coba ini bertujuanuntuk memperbaiki perangkat yang tidak cocok atau salah. Proyek ini menggunakan enam mobil elektrik Renault dan Mitsubishi, dan dilengkapi oleh perangkat lunak nuTonomy dan kamera pengaman. Tiap mobil memiliki sistem laser yang beroperasi seperti radar untuk memantau lingkungan di sekitar mobil.

Teknologi driverless atau tanpa kemudi ini, adalah salah satu perkembangan besar dalam industri otomotif dan hampir setiap perusahaan mobil menggunakan teknologi driverless, dari Silicon Valley Tesla hingga Ford, Volvo, BMW, dan sejumlah pembuat mobil RRT. NuTonomy sendiri adalah startup asal AS yang mengembangkan perangkat lunak untuk mobil self-driving. Perusahaan ini didirikan pada 2013 oleh dua peneliti MIT yang berfokus pada robotika dan teknologi tanpa kemudi. Perusahaan ini memiliki kantor di Amerika Serikat dan Singapura.

Image: © nuTonomy.