Facebook Resmikan Jejaring Workplace

Kholid Rafsanjani - 17 Oktober 2016 - 23:46

Facebook Resmikan Jejaring Workplace

Facebook resmikan peluncuran jejaring profesional Workplace, yang sekarang dapat digunakan oleh semua perusahaan.

(CCM) — Setelah mendapat respons positif lebih dari 1.000 perusahaan yang menggunakan Workplace, Facebook telah mengumumkan bahwa Workplace akhirnya bisa digunakan oleh semua orang. Aplikasi Workplace sebelumnya dikenal dengan nama "Facebook at Work". Aplikasi tersebut menyediakan fasilitas komunikasi antar rekan kerja di negara yang berbeda-beda, lengkap dengan fitur real-time chat, fitur presentasi, dan berbagi informasi. "Orang-orang telah membuat sedikitnya 100.000 grup Facebook. Lima negara terbesar pengguna Workplace adalah India, Amerika Serikat, Norwegia, Inggris, dan Perancis," ungkap tim Facebook.

Untuk mempromosikan pertumbuhan proyek tersebut, Facebook juga mengumumkan daftar harga berdasarkan berdasarkan pengguna aktif per bulan. Bagi 1.000 pengguna pertama yang aktif, perusahaan akan dikenai biaya USD 3 tiap akun per bulan. Perusahaan juga mendapatkan pengurangan harga untuk 9.000 pengguna berikutnya. Jika sebuah perusahaan memiiliki 10.000 pengguna aktif, Facebook hanya akan mengenakan biaya USD 1 tiap akun.

Facebook juga akan mengeluarkan versi terbaru Workplace, yang memiliki fitur news feed, trending posts, obrolan grup, dan kemampuan berinteraksi. Fitur "Multi-Company Groups" juga akan segera diluncurkan, di mana fitur tersebut memungkinkan karyawan dari perusahaan yang berbeda untuk bekerja sama, berkolaborasi, dan saling berbagi informasi dalam satu forum resmi yang aman. Facebook mengatakan bahwa antarmuka dan sistem teknologi terbarunya akan sangat mudah untuk diintegrasikan dengan fasilitas dan sistem IT perusahaan yang telah ada. Sebagian besar perusahaan multinasional mulai dari Starbucks, Danone, dan Booking.com, hingga organisasi nonprofit internasional seperti Oxfam dan Government Technology Agency of Singapore, telah lebih dulu menggunakan Facebook Workplace.

Image: © Facebook.