Larangan Penggunaan Galaxy Note7 di Pesawat

Kholid Rafsanjani - 13 September 2016 - 22:07

Larangan Penggunaan Galaxy Note7 di Pesawat

Samsung Galaxy Note7 dilarang masuk di berbagai maskapai penerbangan karena dapat membahayakan keselamatan.

(CCM) — Samsung Galaxy Note7 telah dilarang oleh beberapa maskapai penerbangan karena ponsel tersebut dapat meledak di Pesawat. Menurut laporan Financial Times, maskapai penerbangan seperti Quantas, Jetstar, dan Virgin Australian tidak lagi membolehkan penumpang untuk mengoperasikan atau mengisi daya ponsel Samsung Galaxy Note7, selama penerbangan.

Selain itu, penumpang yang ingin bepergian sambil membawa Samsung Galaxy Note7 di bagasi mereka harus berpikir lagi: Lembaga Federasi Penerbangan (FAA) telah membuat pernyataan resmi berisi peringatan agar tidak meletakkan ponsel di bagasi. "Sehubungan dengan terjadinya insiden mengkhawatirkan yang disebabkan oleh Samsung Galaxy Note7, Lembaga Federasi Penerbangan sangat menyarankan penumpang untuk tidak menyalakan atau mengisi daya ponsel selama penerbangan dan tidak menaruhnya di bagasi," jelasnya dalam surat pernyataan.

Laporan yang telah tersebar luas terkait meledaknya Samsung Galaxy Note7 selama pengisian daya di pesawat, membuat Samsung menarik peredaran 2,5 juta ponsel Galaxy Note7 dan menggantinya dengan baterai yang berbeda. Operasi ini menelan biaya sekitar 1 miliar dolar. Kabar tentang peringatan FAA ini, membuat saham Samsung jatuh sebanyak 2.9%. Sampai saat ini saham Samsung masih belum pulih kembali. Samsung juga belum memulai secara resmi penarikan produknya bersama Komisi Keselamatan Produk Konsumen di Amerika Serikat.

Image: © Samsung

Update terbaru pada 13 September 2016 pukul 22:07, oleh Kholid Rafsanjani.