WhatsApp Berikan Data Pengguna ke Facebook

Kholid Rafsanjani - 8 September 2016 - 10:20

WhatsApp Berikan Data Pengguna ke Facebook

Setelah bergabung dengan Facebook, data pengguna WhatsApp akan dijual untuk keperluan pemasaran. Apa dampaknya?

(CCM) — Setelah 5 tahun lebih bermanuver di bidang layanan aplikasi percakapan instan, WhatsApp berencana membagikan data pribadi penggunanya. Data itu —sebagaimana diumumkan lewat blog WhatsApp— akan dipakai untuk mengembangkan bisnis iklan Facebook. Jika demikian, raksasa media sosial milik Mark Zuckerberg itu dapat menargetkan secara spesifik iklan apa yang ingin ditampilkan, sesuai minat penggunanya. Meski demikian belum ada penjelasan terperinci bagaimana data pengguna akan diolah, untuk mengoptimalkan platform layanan iklan Facebook.



Selama 30 hari sejak 25 Agustus 2016, WhatsApp ingin melihat bagaimana respons pengguna atas rencana tersebut. Jika Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi tersebut diterima, maka sebagian data yang mewakili lebih dari 1 miliar pengguna WhatsApp, akan dipakai untuk kebutuhan pengembangan anak perusahaan Facebook, seperti Oculus dan Instagram. "Seperti nomor telepon yang Anda verifikasikan ketika Anda mendaftar di WhatsApp, serta waktu terakhir Anda menggunakan layanan kami," tulis staf WhatsApp dalam pengumuman resminya. Pihaknya juga mengaku tidak akan membagikan data percakapan antar pengguna yang terenskripsi secara end-to-end. Beruntungnya, pengguna bisa berpartisipasi untuk menolak kebijakan ini lewat pengaturan di menu Settings > Account, lalu hilangkan tanda centang pada Share my account info.

Selain itu pengguna WhatsApp juga akan menerima iklan. Bukan berupa banner atau pop-up, tapi berupa siaran pesan instan seperti layanan SMS. Seperti dilansir Kompas, iklan itu bisa berisi pengingat agenda pertemuan, informasi penerbangan pesawat, hingga promosi produk dan jasa yang relevan dengan pengguna WhatsApp.

Image: © Tanuha2001 – Shutterstock.com